Oleh Muhammad Salim At-Tohiry
Beberapa kali penulis ketemu dengan pertanyaan yang meragukan kebenaran bahwa islam adalah ideologi. Tidak jarang, yang penulis temui juga adalah mereka yang menolak islam sebagai ideologi. Adapun alasannya hampir sama –meski bisa jadi berbeda—, baik yang mempertanyakan maupun yang menyanggah, membangun logikanya diatas premis “ideology adalah hasil pemikiran manusia”. Ada yang bertanya, “bukan kah ideologi itu hasi pemikiran manusia? Sehingga kalo islam dianggap sebagai ideologi, ini artinya kita menganggap islam sebagai buah pikiran manusia?” Atau, ungkapan yang menyatakan,“islam itu buka ideologi, tapi ia adalah agama wahyu, dia adalah diin yang dibawa oleh nabi Muhammad”, dan kemudian menyimpulkan, “Oleh karena itu, kesalahan besar jika menganggap islam sebagai ideology karena ideology itu adalah kumpulan ide, sedangkan ide sendiri merupakan hasil pemikiran manusia.”
Beberapa kali penulis ketemu dengan pertanyaan yang meragukan kebenaran bahwa islam adalah ideologi. Tidak jarang, yang penulis temui juga adalah mereka yang menolak islam sebagai ideologi. Adapun alasannya hampir sama –meski bisa jadi berbeda—, baik yang mempertanyakan maupun yang menyanggah, membangun logikanya diatas premis “ideology adalah hasil pemikiran manusia”. Ada yang bertanya, “bukan kah ideologi itu hasi pemikiran manusia? Sehingga kalo islam dianggap sebagai ideologi, ini artinya kita menganggap islam sebagai buah pikiran manusia?” Atau, ungkapan yang menyatakan,“islam itu buka ideologi, tapi ia adalah agama wahyu, dia adalah diin yang dibawa oleh nabi Muhammad”, dan kemudian menyimpulkan, “Oleh karena itu, kesalahan besar jika menganggap islam sebagai ideology karena ideology itu adalah kumpulan ide, sedangkan ide sendiri merupakan hasil pemikiran manusia.”
Sekali lagi, pertanyaan dan pernyataan diatas dibangun diatas premis bahwa ideologi itu hasil pemikiran manusia. Pada kesempatan ini penulis mencoba berusaha memaparkan pemahaman penulis dalam polemik ini. Untuk itu, harus kita susun rumusan masalah yang akan dibicarakan. Dalam tulisan ini, penulis akan menggunakan metode induktif dalam memberikan penjelasan. Kita akan merunutnya dari permasalah paling dasar hingga bisa menarik kesimpulan serta jawaban, “benarkah islam itu ideology”?!
Hal-hal yang mesti dipahami sebelum melakukan penarikan kesimpulan, diantaranya adalah, apa ideology itu? Benarkah ideology itu hasil pemikiran manusia? Barulah kita temukan jawaban, apakah islam itu ideology? Insya Allah kita akan membedahnya satu per satu, semoga Allah memberikan kemudahan dan meridhoi. Aamiin!
Ideologi? Apa itu?